Depan | Berita | Artikel | Galeri | Tentang KISPA | Infaq Palestina | Infaq Peduli Negri | Hubungi Kami


Relawan KISPA di Kapal Freedom Flotilla


SEKJEN KISPA MEMBACAKAN PERNYATAAN SIKAP KISPA TENTANG PEMBAJAKAN KAPAL MAVI MARMARA DI BUNDARAN HI


AKSI PEMBAKARAN BENDERA ISRAEL DI BUNDARAN HI


AKSI PERNYATAAN SIKAP KISPA DI BUNDARAN HI


AKSI PERNYATAAN SIKAP KISPA DI BUNDARAN HI


Muhammad Fatih - di sebelah kanan - Belajar Mengaji dalam Perjalanan ke Gaza.


Ketua KISPA Bersama Peter Vanner 63 tahun, seorang warga negara Inggris, yang kemudian berganti nama Muhammad Fatih. setelah masuk Islam saat pemberangkatan rombongan “Armada Pembebasan” ke Gaza


Kapal Laut "Mavi Marmara" yang mengangkut relawan kemanusiaan ke Gaza.


Syekh Raid Shalah, Ulama Palestina, tamu khusus yang datang dari Al Quds.


Ketua KISPA berjabat tangan dengan Syekh Raid Shalah.


Hujan rintik-rintik mengiringi pelepasan "armada pembebasan" ke Gaza


Relawan KISPA bersama Syekh Raid Shalah di Istanbul, Turki.


Relawan KISPA bersama anak-anak Istanbul, Turki.


Ketua KISPA Menerima Infaq Palestina dari Jama'ah Masjid Al-Balag Gedung Bulog II


Ketua KISPA Menerima Infaq Palestina dari UNISBA (Universitas Islam Bandung)

INFORMASI INFAQ
Assalamu'alaikum Wr.Wb.
Di INFORMASIKAN Kepada Bpk/Ibu/Sdr/i yang Berinfaq Melalui Transfer BMI, Kami akan update di www.kispa.org/infaq setelah kami mendapatkan Print Out dari pihak BMI per Tgl 14 Setiap Bulannya. Kecuali Infaq yang Langsung (tidak melalui Bank) atau mengirim tanda bukti transfer via fax. ke KISPA.

Wassalam,
KISPA







www.majelisazzikra.org




www. infopalestina.com















TUKANG CUKUR RAMBUT PRIA DI GAZA TIDAK MEMOTONG RAMBUT WANITA
2010-03-05 09:41:29

kispa.org - Memang begitulah seharusnya dalam Islam. Di Gaza, Hamas mengeluarkan larangan kepada para tukang cukur rambut pria untuk memotong rambut wanita di salonnya. Larangan ini berlaku sejak Kamis (4/3) kemarin dan sebagai upaya kampanye terbaru dalam melaksanakan syariat Islam.

Sejak menguasai Gaza pada 2007, Hamas telah mengambil langkah-langkah ke arah itu. Lebih karena itu, mayoritas penduduk Gaza adalah konservatif Muslim.

Tradisi Islam melarang wanita menunjukkan rambut mereka kepada laki-laki yang bukan suami atau kerabat.

Toh, larangan itu bukannya tanpa alternatif. Mohammed Fares, seorang pemilik salon yang mempekerjakan hanya perempuan, merupakan salon pertama bagi perempuan sudah muncul di Gaza sejak tahun 1950.

Fares mengatakan Hamas menghilangkan salah satu dari sisa-sisa terakhir gaya hidup liberal di Gaza yang berkembang sejak dekade yang lalu. Sebelumnya, Gaza sudah steril dari bioskop dan bar.

Namun, Hamas juga peka terhadap opini publik, dan sebagai respons terhadap kritik itu, Hamas memperbolehkan pengacara perempuan berjilbab terlibat di pengadilan. Bukti bahwa Islam selalu mengakomodasi kepentingan perempuan.

Memang ada juga beberapa suara sumbang dari penata rambut di Gaza. Mereka mengatakan bahwa larangan itu akan mempersempit rejeki mereka. Namun jumlahnya tidak sedikit. Padahal, ketika kita melaksanakan syraiat Islam, mana ada Allah swt jadi mengecilkan rejekiNya yang diberikan kepada hambanya yang bertaqwa? (eramuslim/fn)




Lainnya:

.AS BERI UPAH ISRAEL ATAS KEJAHATANNYA
2010-03-05 00:54:15

.HAMAS: NEGOSIASI DENGAN ISRAEL ADALAH DOSA BESAR
2010-03-05 00:47:06

.INTELEKTUAL YAHUDI SERUKAN RAKYAT AS LAWAN ISRAEL
2010-03-04 14:23:59

.PERSATUAN ULAMA: INTIFADHAH KETIGA AKAN DI MULAI DARI MASJID IBRAHIMI
2010-03-03 15:40:37

.ISRAEL SERET ANAK PALESTINA KE PENGADILAN MILITER
2010-03-03 13:40:52