nfl jerseys outlet Matahari Tunda Terbenam Demi Al-Aqsa | KISPA

Matahari Tunda Terbenam Demi Al-Aqsa

Category: Artikel 33 0

Oleh: Ahmad Musyafa’
(Direktur Internasional Aqsa Institute)

Sungguh merinding awal pertama kali mendengar petuah kenabian ini. Betapa tidak? Sang mentari yang gagah nan berwibawa, setiap hari menjalankan tugasnya menyinari seluruh makhluk-Nya. Bekerja dengan rutin dan teratur sejak terbit hingga terbenam. Tidak pernah terlambat sedikitpun. Ritme yang sudah terpola dengan rapih dan tertib.

Tetapi sekali dalam sepanjang sejarah manusia, matahari terlambat kembali ke peraduan. Allah menahan matahari agar tidak terbenam terlebih dahulu, menuggu selesainya penaklukan Baitul Maqdis. Sebagai bukti Allah meridhai penaklukan Baitul Maqdis yang mulia. Terjadi pada masa Nabi Yusya’ bin Nun.

Nabi Muhamad Saw. menjelaskan kepada para sahabat bagaimana Allah Swt. memuliakan para pejuang Baitul Maqdis. Penjelasan dengan cara bercerita yang langka, tetapi kualitas hadisnya sahih.

Diriwayatkan oleh Sahabat Abu Huraira r.a. yang disebutkan oleh Imam Bukhari dalam Shahihnya, dan hadis lain disebutkan oleh Syaikh Al-Albani dalam Silsilatu Al-Ahâdîts Ash-Shahîhah. Hadis pertama. Dari Abu Hurairah r.a. berkata: Rasulullah Saw. bersabda: “Sesungguhnya matahari tidak pernah ditahan demi kepentingan seseorang, kecuali untuk Yusya’ bin Nun beberapa saat ketika berjalan menuju (menaklukkan) Baitul Maqdis.” (Dishahihkan oleh Al-Albani dalam Silsilahnya nomor 202).

Hadis kedua. Dari Abu Hurairah r.a. berkata: Rasulullah Saw. bersabda: “Seorang nabi berperang, kemudian ketika mendekati sebuah Al-Qaryah (kebiasaan dalam penyebutan lain Baitul Maqdis), tiba waktu shalat Ashar atau hampir masuk waktu Ashar. Nabi tersebut kemudian berkata kepada matahari, “Sesungguhnya engkau diperintah Allah. Akupun diperintah oleh Allah. Maka ya Allah, tahanlah matahari untuk kami!” Matahari pun ditahan hingga Allah memberikan kemenangan kepadanya.” (HR. Bukhari).

Tidak heran jika setiap hari kita mengingat Al-Aqsha setiap kali kita melihat cahaya matahari. Makhluk Allah yang begitu berharga bagi makhluk yang lain, ditahan Allah demi menghormati para pejuang penakluk Masjid Al-Aqsha. Sungguh merupakan kedudukan Al-Aqsha dan para pejuangnya di hadapan Allah Swt. Mukjizat Baitul Maqdis diperlihatkan kepada kita oleh panutan kita, baginda Nabi Muhammad Saw.

Martabat dan kedudukan mana yang lebih tinggi dari negeri suci Al-Quds. Penjagaan dan dukungan mana yang lebih besar dari dukungan Allah kepada para pejuang Al-Aqsha. Nasihat baginda Rasul Saw. ini mengukuhkan agungnya kedudukan para pembebas Al-Quds dan Palestina.

Semoga kita menjadi bagian dari pasukan Nabi Yusya’ bin Nun, pasukan Nabi Muhammad Saw., pewaris Umar bin Khattab r.a., dan tentara Shalahuddin Al-Ayyubi. Amin. (aaa/International AI)

Related Articles

Add Comment

Breno Giacomini Womens Jersey