nfl jerseys outlet Pesawat “Perang” Kertas | KISPA

Pesawat “Perang” Kertas

Category: Artikel 10 0

-878365962Kispa.org

Oleh: Muhammad Suwaidan

Siapa yang tidak kenal lagu layang-layang. Benda yang digunakan untuk permain anak-anak. Bahkan sampai sekarang tetap digunakan untuk tujuan ini. Pesawat kertas atau layang-layang yang terdiri dari kertas, benang dan sumpit ini menjadi sarana permainan yang disukai anak-anak. Terlebih ketika mereka bisa membuatnya sendiri dan mewarnainya dengan bermacam bentuk dan warna yang mereka sukai dan inginkan.

Permainan yang menyenangkan ini tidak memerlukan biaya besar. Mainan ini dirubah oleh pemuda Palestina yang inovatif menjadi sarana perlawanan Palestina melawan pasukan penjajah Zionis yang bertindak represif terhadap aksi damai pawai kepulangan akbar di Jalur Gaza yang kini sudah memasuki pekan yang ketujuh secara berturut-turut. Diprediksi akan semakin meningkat dalam beberapa hari ke depan di mana pemerintah Amerika berendana memindahkan kedubesnya dari Tel Aviv ke al-Quds atau Yerusalem saat peringatan Nakbah (prahara) Palestina dan pendudukan yang dilakukan penjajah Zionis pada tahun 1948.

Dulu, mainan ini juga menjadi sarana perjuangan dan perlawanan Palestina. Ketika para pemuda Palestina menerbangkan layang-layang tersebut di udara dengan hiasan bendera Palestina. bukti keteguhan para pemuda Palestina berpegang teguh pada persoalan dan tanah airnya, tidak akan melepaskan hak-hak rakyatnya untuk selamanya.

Sarana perjuangan sederhana ini, belakangan ini telah berubah menjadi sarana perlawanan yang menakutkan dan meneror pasukan penjajah Zionis, para pemukim Yahudi dan otoritas penjajah Zionis dengan seluruh bentuk dan warna kebenciannya.

Para pemuda Palestina telah merubah pesawat-pesawat kertas ini menjadi alat perlawanan yang tidak bisa dikendalikan oleh pasukan penjajah Zionis. Meskipun belakangan ini mereka berusaha dan menggunakan berbagai sarana dan cara untuk menggagalkan dan mencegahnya agar tidak sampai ke tanaman dan pertanian warga pemukim Yahudi di wilayah Palestina di luar perbatasan Jalur Gaza.

Pesawat-pesawat kertas ini telah membakar jutaan meter persegi pertanian Israel dan merubahnya menjadi abu, sebagai respon atas tindakan represif pasukan penjajah Zionis dan penggunaan kekerasan yang mematikan terhadap warga Palestina, yang melakukan aksi unjuk rasa guna mengingatkan dunia tentang hak mereka untuk pulang kembali ke Palestina.

Puluhan warga Palestina telah gugur oleh peluru yang ditembakkan pasukan penjajah Zionis selama pawai kepulangan aksi di perbatasan timur Jalur Gaza. Ribuan warga Palestina lainnya terluka. Hal inilah yang mendorong para pemuda Palestina menciptakan sarana perlawanan baru yang berdampak kepada musuh dan mengganggunya, serta memicu kemarahan dan menambah kerugiannya. Layang-layang api yang membawa kemarahan Palestina dan warganya ini, menjadi sarana untuk mengarahkan api ke arah yang benar di wajah penjajah Zionis, pasukan dan para pemukimnya.

Hasilnya, otoritas penjajah Zionis menilai para pemuda yang menerbangkan layang-layang ini sebagai musuh dan target sah untuk menjadi sasaran tembak pasukan penjajah Zionis. Namun semua itu tidak menggetarkan para pemuda Palestina. Inilah yang ditegaskan dan dibuktikan para pemuda Palestina dalam pawai di Jalur Gaza. Mereka menggunakan layang-layang api dan membakar lahan-lahan Israel.

Sesungguhnya perlawanan inovatif seperti perlawanan rakyat Palestina, selama tidak bisa dikalahkan dan akan menang betapapun pengorbannya. (aa/was/pip)

Related Articles

Add Comment

Breno Giacomini Womens Jersey